-
12 Juni 2026 3:22 pm

Mengapa GIIC Deltamas Menjadi Pusat Data Center Terbesar di Cikarang?

Mengapa GIIC Deltamas Menjadi Pusat Data Center Terbesar di Cikarang?
Ketika Microsoft memilih GIIC Deltamas sebagai lokasi data center-nya di Indonesia, itu bukan keputusan kebetulan. Di balik pilihan tersebut ada kalkulasi matang: infrastruktur kelas dunia, daya listrik berkapasitas tinggi yang sudah tersedia, konektivitas logistik superior, dan ekosistem kawasan yang sudah terbukti. Dan Microsoft bukan satu-satunya — hingga saat ini, 14 perusahaan data center dari Indonesia, Singapura, Australia, Amerika Serikat, dan Eropa telah beroperasi di kawasan ini. GIIC Deltamas tidak sedang menuju pusat data center. Ia sudah menjadi pusat data center terbesar di Cikarang. Bagi investor properti industri, ini adalah sinyal yang tidak boleh diabaikan.

Ledakan Data Center Indonesia: Pasar yang Tumbuh Terlalu Cepat untuk Diabaikan

Angka-angkanya berbicara sendiri.

Pasar data center Indonesia bernilai USD 1,83 miliar pada 2026 dan diproyeksikan mencapai USD 3,48 miliar pada 2031 — tumbuh pada CAGR 13,71% per tahun. Lebih jauh, sejumlah lembaga riset memproyeksikan nilai pasar bisa menyentuh USD 8,4 miliar pada 2034.

Dari sisi kapasitas, Indonesia mencapai 500 megawatt (MW) pada 2025 dan diproyeksikan melonjak ke 900 MW pada 2026 — nyaris dua kali lipat dalam satu tahun.

Di balik angka-angka ini ada beberapa faktor fundamental:

Regulasi Kedaulatan Data. Pemerintah Indonesia mengharuskan data tertentu disimpan di dalam negeri. Ini menciptakan permintaan struktural yang tidak bisa dipindahkan ke luar negeri.

Ledakan Konsumsi Digital. Rata-rata penggunaan data mobile per koneksi melonjak dari 7,2 GB (2020) menjadi lebih dari 14 GB (2024), dan diproyeksikan mencapai 22 GB pada 2026. Populasi 272 juta jiwa Indonesia adalah mesin permintaan yang tidak akan berhenti.

Investasi Hyperscaler Global. Microsoft mengumumkan kontribusi ekonomi senilai USD 2,5 miliar hingga 2028 dari investasi data center-nya di Indonesia. DAMAC Digital berkomitmen USD 2,3 miliar untuk data center berbasis AI. Joint venture Korea Investment Partners–Sinar Mas Land dan Digital Realty–Mitra Aditama secara kolektif mengumumkan komitmen lebih dari USD 750 juta sejak 2024.

Pertanyaannya bukan lagi apakah Indonesia akan menjadi hub data center Asia Tenggara — tetapi di mana infrastruktur tersebut akan dibangun.

...


Data Center Berkembang di Indonesia
Data Center Berkembang di Indonesia

Mengapa Bukan di Jakarta CBD?

Logika sederhana menjelaskan perpindahan ini.

Jakarta Pusat dan sekitarnya memang memiliki konektivitas fiber terbaik. Namun untuk data center skala hyperscale, CBD Jakarta menyajikan masalah-masalah struktural yang sulit diatasi: harga tanah yang sangat mahal, ketersediaan lahan luas yang terbatas, kapasitas daya listrik yang sudah mendekati batas, dan risiko banjir yang tidak sepele untuk fasilitas misi kritis.

Kawasan industri di koridor timur Jakarta — Cikarang, Karawang, Bekasi — menawarkan solusi untuk semua masalah di atas sekaligus: lahan luas dengan harga kompetitif, infrastruktur utilitas yang dibangun khusus untuk industri berat, dan aksesibilitas yang tidak kalah dari CBD.

Di antara kawasan-kawasan tersebut, GIIC Deltamas muncul sebagai pilihan paling konsisten di antara investor data center kelas dunia.

GIIC Deltamas: Mengapa Kawasan Ini yang Dipilih?


300 Hektar Zona Industri Khusus Data Center

Kota Deltamas tidak hanya mengizinkan data center — mereka secara aktif mengalokasikan 300 hektar lahan khusus untuk zona industri data center. Pada akhir 2023 saja, penggunaan lahan untuk bisnis data center sudah melampaui 100 hektar.

Ini bukan kawasan yang kebetulan diminati data center. Ini kawasan yang dirancang untuk mendukung industri tersebut.

Infrastruktur Listrik Berkapasitas Tinggi — Sudah Terbukti

PLN telah menyelesaikan pembangunan dan pengoperasian Gardu Induk Tegangan Tinggi 150 kilovolt (kV) khusus untuk mendukung Data Center Microsoft di GIIC Deltamas. Ini bukan sekadar janji infrastruktur — ini adalah infrastruktur yang sudah berdiri dan beroperasi.

Bagi data center, keandalan dan kapasitas listrik adalah segalanya. Fakta bahwa PLN telah membangun infrastruktur 150kV khusus di kawasan ini adalah sinyal kuat tentang keseriusan kapasitas daya yang tersedia.

Jaringan Gas PGN — Efisiensi Energi untuk Operasional Skala Besar

GIIC Deltamas terhubung ke jaringan pipa gas Perusahaan Gas Negara (PGN). Untuk data center yang membutuhkan sistem backup generator berskala besar, ketersediaan gas piped yang stabil adalah keunggulan operasional yang signifikan — lebih efisien dan lebih andal dibanding ketergantungan pada BBM.

Joint Venture Sinarmas Land × Sojitz Jepang — Standar Pengelolaan Internasional

GIIC dikelola melalui joint venture antara Sinarmas Land (salah satu developer terbesar Indonesia) dan Sojitz Corporation (konglomerat Jepang dengan portofolio kawasan industri global). Standar tata kelola kawasan, keamanan, pemeliharaan infrastruktur, dan kepatuhan regulasi mencerminkan standar industrial estate Jepang — faktor kritis bagi tenant multinasional yang mengelola fasilitas misi kritis.

Aksesibilitas Logistik Kelas Satu

Posisi GIIC Deltamas di koridor Tol Jakarta-Cikampek memberikan konektivitas langsung ke:
  • Pusat kota Jakarta dalam 40–60 menit
  • Pelabuhan Tanjung Priok — untuk impor perangkat dan infrastruktur
  • Bandara Soekarno-Hatta — untuk mobilitas tim teknis internasional
  • Jaringan Tol Trans-Jawa untuk distribusi ke seluruh Jawa
Tidak ada kawasan industri di Cikarang yang memiliki kombinasi akses ini dalam satu paket.

...

Data Center Cikarang
Data Center Cikarang

Sinyal Pasar yang Tidak Bisa Diabaikan Investor

Ketika Microsoft — perusahaan dengan standar due diligence paling ketat di dunia — memilih GIIC Deltamas sebagai lokasi data center-nya di Indonesia, itu adalah validasi yang tidak perlu diperdebatkan.

Bergabung bersama Microsoft, 13 perusahaan data center lain dari empat benua juga sudah memilih kawasan yang sama. Pola ini bukan tren — ini adalah established market yang sedang memasuki fase akselerasi.

Bagi investor properti industri, ada dua implikasi langsung:
Pertama, apresiasi harga lahan. Kawasan yang menjadi pusat industri strategis secara historis mengalami apresiasi harga tanah yang signifikan. Di Jababeka misalnya, harga lahan industri dalam dua dekade terakhir naik berkali-kali lipat. GIIC Deltamas, dengan momentum data center yang jauh lebih terfokus dan didukung tenant hyperscale global, berada di jalur yang serupa — hanya dengan katalis yang lebih kuat.
Kedua, yield sewa yang kompetitif. Permintaan ruang industri di kawasan dengan tenant data center kelas dunia cenderung lebih stabil dan premium. Perusahaan data center adalah tenant jangka panjang dengan kebutuhan lahan yang besar — profil tenant yang ideal untuk investor properti industri.

...

Peluang Investasi yang Masih Terbuka di GIIC Deltamas

Meski 14 data center sudah beroperasi dan lebih dari 100 hektar sudah terserap, kawasan ini masih memiliki lahan tersedia untuk pengembangan.

Saat ini tersedia kavling industri di Block AA/27 seluas ±45.667 m² dengan status ready to build — infrastruktur kawasan sudah tersedia, lahan siap dikembangkan. Ditawarkan dengan harga Rp 4.800.000/m² (excl. PPN) untuk peruntukan manufaktur, dengan mekanisme first come first serve.

Dengan momentum data center yang sudah terbukti dan ketersediaan lahan yang semakin terbatas, ini adalah salah satu peluang langka kepemilikan lahan di kawasan yang sudah tervalidasi pasar.


Jika Anda juga mempertimbangkan properti industri di kawasan Jababeka yang berdekatan, kami memiliki sejumlah pilihan gudang siap pakai dengan spesifikasi lengkap.


...

Kesimpulan: Momentum yang Tidak Akan Menunggu

Pertumbuhan data center di Indonesia bukan spekulasi. Ini didorong oleh regulasi, demografis, dan investasi hyperscale global yang sudah terkonfirmasi. GIIC Deltamas, dengan 14 operator yang sudah aktif dan infrastruktur yang sudah terbukti melayani Microsoft, adalah episentrum dari pertumbuhan tersebut di Cikarang.

Peluang investasi terbaik di kawasan ini adalah ketika permintaan sudah terbukti tetapi ketersediaan masih ada. Kita sedang berada di titik itu sekarang — tidak akan lama.


...

FAQ

  1. Apa itu GIIC Deltamas dan mengapa penting untuk data center? GIIC (Greenland International Industrial Center) adalah kawasan industri premium di dalam kota mandiri Deltamas, Cikarang, yang dikelola melalui joint venture Sinarmas Land (Indonesia) dan Sojitz Corporation (Jepang). Kawasan ini telah mengalokasikan 300 hektar khusus untuk zona industri data center, dilengkapi infrastruktur listrik berkapasitas tinggi (termasuk gardu 150kV yang sudah beroperasi), jaringan gas PGN, dan akses tol langsung ke Jakarta. Kombinasi ini menjadikannya lokasi paling komprehensif untuk data center di luar Jakarta CBD.
  2. Berapa banyak data center yang sudah beroperasi di GIIC Deltamas? Per data terbaru, 14 perusahaan data center sudah beroperasi di kawasan GIIC Deltamas, termasuk PT Telkom Indonesia, Pusat Data Nasional (Kominfo), serta perusahaan internasional dari Singapura, Australia, Amerika Serikat, dan Eropa. Microsoft juga telah membangun data center-nya di kawasan ini dengan infrastruktur listrik 150kV yang diselesaikan PLN pada April 2026.
  3. Apakah masih ada lahan tersedia di GIIC Deltamas untuk investor? Ya. Saat ini tersedia kavling industri di Block AA/27 seluas ±45.667 m² dengan status ready to build. Namun ketersediaan bersifat first come first serve mengingat momentum permintaan yang tinggi. Hubungi kami untuk informasi terkini.
  4. Mengapa GIIC Deltamas lebih unggul dari kawasan industri lain di Cikarang untuk data center? Kombinasi unik yang tidak dimiliki kawasan lain secara bersamaan: zona khusus data center 300 hektar yang sudah direncanakan, infrastruktur listrik 150kV yang sudah terbangun, jaringan PGN, pengelolaan joint venture berstandar Jepang, ekosistem kota terintegrasi (hunian, komersial, fasilitas), dan validasi dari tenant hyperscale global seperti Microsoft.
  5. Bagaimana prospek apresiasi harga lahan di GIIC Deltamas? Kawasan industri yang menjadi hub industri strategis historis mengalami apresiasi harga lahan yang signifikan dan konsisten. Dengan 14 operator data center aktif, investasi infrastruktur dari PLN dan tenant hyperscale, serta ketersediaan lahan yang semakin berkurang, GIIC Deltamas memiliki fundamental apresiasi yang kuat. Ini bukan spekulasi — ini adalah pola yang berulang di setiap kawasan industri yang berhasil menarik kluster industri kelas dunia.
Blog Post Lainnya
Hubungi Kami
Newville Gamma Tower - Lippo Cikarang Cibatu Kab Bekasi Jawa Barat - Indonesia
0878-7258-0380
0878-7258-0380
marketing@exera.id
Sewa Gudang
Social Media
Change Language
Bahasa
한국어
English
繁体中文
日本語
简体中文
Copyright @exera.id 2023